Home » , » Artikel SEO | Tips SEO LENGKAP untuk Blog Baru

Artikel SEO | Tips SEO LENGKAP untuk Blog Baru

Diterbitkan kembali oleh ariEph

Tips SEO LENGKAP untuk Blog Baru
Pertama kali share tips nih tentang seo, tulisan ane sendiri moga aja berguna yo bagi yang buat blog baru. oh ya ini berdasar riset dan pengalaman ane sendiri, dan lumayan sih hasilnya mohon koreksinya ya dan share juga pengalamannya dimulai nih


Dari banyak survei yang ada, banyak blogger yang saat ini beralih dari lifestyle blogger (blogger untuk menulis) dan mulai banyak untuk menerjunkan blognya ke dunia bisnis. Dalam artian 'bisnis' mungkin maksudnya adalah dengan banyak menembak keyword untuk memperbanyak visitor.

Gak ada yang salah kok sebenarnya, lumrah-lumrah saja. Nah dari menembak keyword tersebut pasti memerlukan SEO bukan sebagai jembatan untuk meraih pengunjung yang banyak? Nah mungkin Tips SEO untuk Blog Baru ini dapat membantu Anda.

Sebelumnya saya ingin katakan bahwa saya disini bukan master ataupun ahli dalam SEO, saya cuma seorang praktisi SEO yang mencoba dan memposting hal-hal tentang SEO berdasarkan pengalaman yang pernah saya coba. Jadi, jangan katakan bahwa SEO itu hanya berdasar pada satu atau dua sumber saja. SEO itu luas dan masih menjadi misteri hingga sekarang, hanya pengalaman saja yang dapat menjawabnya.


Yaps kembali ke laptop ya kawan. Saya juga pernah kok membuat blog baru sebagai kepentingan bisnis dengan menembak keyword, dan alhamdulillah masih bertahan hingga sekarang. Perlu diingat, tips SEO yang akan dibahas disini bukanlah tips bagaimana cara untuk menembak keyword agar artikel Anda langsung di pejwan, tapi hanya memberikan tips untuk blog baru agar lekas diindex dan cepat dipercaya mbah google.

Tips SEO untuk Blog Baru

Mungkin gak usah banyak celoteh kali ya, kita langsung saja dengan penjelasan di bawah ini:

1. Tentukan Judul dan URL Blog yang Unik dan Singkat
Setelah menentukan niche pada blog Anda, usahakan judul dan url blog Anda dibuat secara unik dan singkat. Maksud dari 'unik' ini adalah membuat berbeda dari judul maupun url blog yang lain agar blog Anda cepat terindex oleh Google. Selain itu, dari url dan blog yang unik ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan sitelink dari google dengan cepat. Sedangkan 'singkat' yang dimaksud adalah membuat url dan judul blog Anda yang mudah diingat. Minimal 2-3 kata cukup lah. Oh ya sekedar catatan, mungkin untuk judul dan blog yang 'unik' saya maksud adalah untuk blog yang niche gado-gado. Jika Anda ingin membuat niche khusus, minimal masukkan 1 kata kunci dalam url dan judul blog Anda agar mempunyai nilai lebih pada hasil SERP blog Anda nantinya. Hal ini karena bagi yang menembak keyword dengan niche yang spesifik tentu lebih mudah dan dimulai dari keyword on domain dan title tag. Namun jika blog dengan niche campuran Anda bisa saja membuat keyword bentuk lain yang tidak perlu Anda masukkan keyword khusus dala url dan judul blog Anda karena keyword yang Anda tembak berbeda-beda, setidaknya url dan judul blog Anda melambangkan apa yang akan dibahas pada blog Anda tersebut.

2. Biarkan Blog Anda Rehat Minimal 1 Minggu Setelah Dibuat
Hal ini berlaku bagi Anda yang ingin cepat menanamkan backlink cepat dalam blognya. Ya, maksudnya membiarkan rehat minimal selama 1 minggu adalah untuk menunggu blog Anda crawl terlebih dahulu untuk segera diindex oleh mbah Google nantinya. Jika tidak begini mungkin jika Anda langsung membuat artikel dan langsung menanamkan backlink pada artikel tersebut mungkin dikira Google blog Anda merupakan blog spam yang secara tidak langsung dianggap 'boom link'.

Selama masa rehat tersebut Anda dapat mempersiapkan postingan Anda untuk nantinya diposting dan juga menanamkan backlink sedikit demi sedikit pada url homepage blog Anda agar lebih cepat diindex nantinya. Barulah jika dirasa blog Anda di index google dengan cara mengetik di google "site:url blog Anda" tanpa tanda kutip, barulah Anda membuat posting rutin setiap harinya dan Anda tanam backlink sedikit demi sedikit secara rutin pula.

Jika Anda mempunyai blog yang sudah lama hingga bertahun-tahun namun tidak diurus ataupun blognya pernah dibuat lama namun belum dibuat posting atau postingnya masih acak-acakkan atau amburadul, Anda bisa menjadikan blog tersebut sebagai blog Anda dan update postingan (sunting) Anda menjadi lebih bagus lagi. Ingat, jangan dihapus ya, nanti malah menimbulkan broken link. Untuk yang satu ini saya belum pernah coba, namun menurut riset yang ada umur domain berpengaruh lho pada index google. Ya, Anda pikir saja, jika blog Anda yang lama sudah tak terurus itu pernah diindex google, berarti mudah saja bukan untuk mengoptimasinya kembali? Untuk itu, update postingannya saja, dan kalau perlu update judul blognya saja, jangan url blognya karena nanti sama aja kayak buat blog baru. Dalam catatan, tips ini berlaku jika blog tersebut belum/dalam keadaan deindex (hilang dari pencarian) google.

3. Ping Blog dan Tanamkan Backlink Rutin Pada Postingan Anda Serta Submit Sitemap Blog Anda
Setelah dua tips di atas telah Anda lakukan, saatnya lah membuat postingan yang rutin secara original. Dalam artian tidak copy paste dan merupakan hasil karya Anda sendiri. Karena saat ini google dalam algoritma nya EMD memperhatikan segala macam keyword dan artikel yang berkualitas. Sampai saat ini, untuk mengetahui artikel yang berkualitas itu bagaimana, saya hanya mengambil patokan dari quality guidelines. Lalu, Anda ping Blog Anda tiap kali punya posting dan tanamkan backlink pada postingan Anda minimal satu hari setelah dipublish. Lho kenapa harus menunggu satu hari? Ya, kita kembali seperti poin nomor 2 tadi, yaitu menunggu index google terlebih dahulu sampai postingan benar-benar diindex. Yah walaupun terkadang untuk blog baru butuh hingga 3-5 hari baru diindex google postingannya, tapi gak ada salahnya menurut saya selama ini menanamkan backlink sedikit demi sedikit ke artikel blognya secara rutin, nanti makin banyak posting maka index semakin cepat kok.

Sedikit tips untuk artikel Anda, jangan gunakan banyak keyword stuffing, hidden link, dan farm link (link yang merujuk ke banyak postingan tetapi anchor tidak sesuai dengan apa yang dibahas), dan blackhat lainnya. Keyword stuffing adalah penanaman keyword secara berlebihan dalam artikel Anda. Lha terus bagaimana cara ngitung keywordnya? Mungkin bisa diambil dari keyword density sekitar 2-3%. Anda bisa menggunakan keyword density checker otomatis di google. Untuk hidden link, mungkin sampai saat ini saya belum pernah menemukan teman-teman yang artikelnya diblacklist oleh google karena hidden link ini. Tapi jangan pernah beranggapan gak punya dampak negatif, pasti ada kok, toh karena hidden link ini masuk dalam webmaster guidelines. Jadi berhati-hati saja

Selain itu, Anda juga perlu submit sitemap untuk blog Anda melalui webmaster, hal ini berguna agar memberitahukan google untuk mengcrawl postingan kita. Banyak kok caranya di google, silakan dicari saja

4. Review Blog Anda! (Guest Posts)
Jika semua sudah terpenuhi, di tengah-tengah riset Anda mencari dan menembak keyword, jangan lupa perhatikan homepage blog Anda sebagai otak dari blog Anda. Jangan pikir, banyak backlink pada postingan bisa cepat juga terindex google. Backlink pada homepage juga penting, bahkan yang utama sebelumnya sebelum mencari backlink lain. Saya pernah bertanya pada master Gentara Lukas pemilik gen22.net yang memang master pada setiap keyword abadi, beliau mengatakan backlink utama adalah backlink pada homepage, barulah kita mencari backlink pada postingan.

Logikanya gini, anggap saja homepage blog itu adalah tiang rumah kita, dan backlink postingan kita adalah furniturenya. Jika backlink homepage atau tiang pada rumah kita saja rapuh, bagaimana menahan segala furniture rumahnya? Saya pikir benar sekali kata beliau, karena backlink homepage adalah yang utama. Sudah saya bahas awalnya pada poin nomor 2 di atas.

Share Artikel ini via : :
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Komentar ? Saran ?

 
Didukung Oleh : : Ulie | Hevin dan Pelangi | ariEph
Copyright © 2013. Hevin dan Pelangi - All Rights Reserved
Desain Oleh Pelangi Dipublikasikan Oleh ariEph
Dikutip dari Komunitas Publisher Indonesia